Browse By

Kenyataan dari Perjuangan Cinta yang Bertepuk Sebelah Tangan

Menyukai sampai mencintai seseorang itu memang pasti akan dialami oleh setiap manusia. Untuk bisa mendapatkan dambaan hati tersebut, kamu pastinya akan terus berjuang agar bisa mendapatkan hatinya. Akan tetapi, apakah memang perjuangan kamu itu sudah tepat dan tidaklah terlalu berlebihan? Karena, kalau terlalu berlebihan dan ujung-ujungnya tidak tepat atau tidak berhasil, maka kamu akan merasakan kecewan yang sangat mendalam.

Salah satu kekecewaan yang membuat kamu akan merasakan sakit berkepanjangan itu adalah memperjuangkan orang yang ternyata berpaling ke orang lain (cinta yang bertepuk sebelah tangan). Apa saja kenyataan dari perjuangan cinta seperti ini? Simak di bawah ini selengkapnya.

1. Ungkapan “bahagianya itu bahagiaku” sangatlah sulit dihadapi

Saat kamu melihat mereka tersenyum bahagia di atas pelaminan, bercanda dan tertawa bersama, belum lagi kalau sambil mereka melirik-lirik ke arah kamu, maka hati kamu pasti merasa tercabik-cabik. Kamu jangan pernah mengikuti ungkapan “bahagiamu adalah bahagiaku juga”. Ungkapan itu hanya untuk “Frankenstein“, mahluk yang tak punya hati. Kalau kamu punya hati dan pikiran, hal yang kamu rasakan itu pasti akan sangatlah sakit. Bahkan, kalau dibandingkan dengan irisan pisau di jari, maka pastilah irisan pisau lebih perih, hehehe.

Berusaha bahagia melihat orang yang kamu perjuangkan ternyata bertepuk sebelah tangan itu pasti akan membuat hari-hari kamu menjadi layu dan sedih yang tak berujung. Ada baik kalau kamu itu tetap melangkah ke depan. Siapa tahu aja di depan kamu itu ternyata ada cowok ganteng dan lebih baik dari dia yang sudah menanti sejak lama, “ehmmm“.

2. Hal yang kamu alami terasa pahit dan waktu menjadi lambat

Saat hati kamu sudah sakit, maka setiap hal yang kamu lakukan dan jalani setiap saat itu pasti akan terasa pahit, lemas, dan tidak ada semangat sama sekali. Tapi, apakah kamu akan terus-terusan seperti ini? Kalau kamu masih merasakan kondisi seperti ini, itu berarti rasa dendam di dalam hati kamu itu masih tersimpan, dan itu tentunya haruslah segera dihapuskan.

Saran dari Saya untuk kamu yang memang ingin benar-benar melupakan mantan dan legowo untuk melepaskannya adalah dengan mencoba memaafkannya. Kalau perlu, kamu bisa menjalin tali silaturahmi kembali dengan berteman atau pun bersahabat saja dengan dia. Karena, kalau kamu ingin m melupakannya begitu saja dengan cara menghindarinya, maka itu pasti akan membuat kamu lebih sulit dalam menjalani hari-hari. Kalau memang cinta itu adalah pengorbanan, maka waktu yang akan menjawab semuanya bukan?

3. Masih teringat akan angan dan cita-cita saat masih bersama

Saat kamu masih berada di masa pacaran, kamu pasti masih teringat dengan angan-angan dan cita-cita kalian. Misalnya saja Saya dulu dengan mantan, “nanti kalau menikah, ingin di penampungan anak yatim, biar bisa berbagi”, “kalau sudah menikah nanti, kita harus punya anak yang banyak ya!”, dan berbagai macam angan-angan yang pastinya akan membuat kamu teringat lagi, saat melihat wajahnya yang brengsek itu.

Untuk bisa membuat kamu move-on dari angan-angan yang sepertinya tidak mungkin lagi terjadi, selain dengan berteman seperti pada poin kedua di atas, kamu sebaiknya mencari aktivitas lainnya untuk bisa membuat kamu lebih fokus. Mungkin saja dari aktivitas tersebut, nantinya bisa membawa kamu kepada kesuksesan. Aktivitas yang akan membuat kamu menghabiskan banyak waktu untuk fokus dan memungkinkan untuk sukses itu adalah menjadi penulis, desain grafis, programmer, yang sebaiknya semuanya itu disertai dengan deadline. Nah, bagi kamu yang ingin belajar jadi penulis, coba deh kamu sampaikan pada kolom curhat. Kalau tulisan kamu itu bagus, pasti banyak komentar yang bermunculan dengan cerita kamu itu. Tapi, pastikan tulisan kamu itu mengenai asmara ya!

4. Melupakan semua tanggung jawab yang telah diberikan sebelumnya

Cinta yang bertepuk sebelah tangan, padahal sudah diperjuangkan dengan sangat keras, pasti akan berpengaruh pula dengan pekerjaan kamu sebelumnya. Pekerjaan yang telah kamu lakoni selama bertahun-tahun bisa saja terbengkalai, karena masih merasakan kecewa dan sakit akibat cinta yang tidak ditanggapi, malah berpaling ke orang lain. Padahal pekerjaan tersebut adalah tanggung jawab yang harus kamu penuhi setiap harinya.

Kalau seperti ini, bisa-bisa pekerjaan kamu itu hilang. Seperti yang telah Saya sampaikan di atas, untuk bsia cepat melupakan gebetan yang bertepuk sebelah tangan seperti ini, maka cobalah untuk menyibukkan diri dengan terus berkarya, agar bisa cepat melupakan masa-masa sedih kamu tersebut.

5. Merasa kesepian dengan membawa luka yang dalam

Setiap perjuangan yang telah kamu lakukan untuk bisa mendapatkannya itu sudah selesai, dan berakhir dengan meninggalkan bekas luka yang sangat dalam. Walaupun memang berakhir dengan luka yang dalam, dan membuat kamu harus memperbanyak waktu di sudut kasur untuk menangisi segala hal yang telah kamu perbuat untuk memperjuangkannya, maka kamu harus tetap berjuang. Nyalakanlah kembali semangat yang ada di dalam diri kamu, carilah teman-teman terdekat kamu yang memang selalu setia menemani kamu dalam suka maupun duka.

Buat kamu yang masih sekolah, maka belajarlah untuk bisa mendapatkan nilai yang terbaik di kelas. Kalau memang orang yang kamu perjuangkan tersebut tidak bisa kamu gapai, maka terimalah setiap orang yang sudah sejak dari dulu berdiri menanti dirimu. Jangan sampai kamu kehilangan akal untuk melakukan berbagai hal-hal yang negatif dan merugikan dirimu sendiri dan orang sekitar.

Kira-kira seperti itulah kenyataan yang akan kamu dapati ketika, orang yang sudah kamu perjuangkan mati-matian ternyata lebih memilih orang lain (cinta bertepuk sebelah tangan). Kalau menurut kamu, apakah masih ada yang perlu ditambahkan lagi? Kalau ada, sampaikan pada kolom komentar ya guys!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *