Browse By

8 Akibat Buruk Kalau Pacaran Terlalu Lama

Beberapa agama memang tidak membenarkan adanya pacaran, bahkan sampai mengharamkan pacaran tersebut. Padahal, istilah pacaran itu hanyalah bahasa Indonesia yang mungkin diambil dari arti sebenarnya dari kepercayaan yang ada. Namun, remaja memang kadang menyalahgunakan arti dari pacaran ini. Di mana banyak hal-hal negatif yang bisa terjadi saat mereka berpacaran, yang akan merugikan diri sendiri, orang lain, hingga keluarga.

Di bawah ini kami sudah melakukan survey mengenai 8 dampak buruk kalau kamu berpacaran terlalu lama.

1. Produktivitas berkurang karena terlalu banyak buang waktu dengan pacar

Pasang yang masih remaja atau yang masih sedang menjalani jenjang pendidikan, seperti sekolah atau pun kuliah banyak terperangkap dengan poin pertama ini. Akibatnya, pelajaran dan nilai-nilai di sekolah atau pun di kampus sering jeblok. Untuk remajanya sendiri mungkin tidak ambil pusing dengan masalah ini, karena mereka cuma mau enaknya aja berpacaran. Yang pusing itu biasanya orang tuanya. Nyadar ya!

2. Terlalu boros

Untuk poin yang kedua ini mungkin hanya yang matre saja yang gak ngalamin. Tapi, bagi yang gak matre atau memang rela berkorban untuk pacarnya, pasti akan sangat boros. Dampak negatif dari berpacaran terlalu lama yang satu ini memang banyak dialami saat ini. Hal ini karena tidak adanya managemen yang baik dari keduanya. Berbeda kalau sudah menikah, di mana masalah keuangan akan dipikirkan bersama. Tapi, kalau masih berpacaran tentunya kadang gak seimbang, di mana di dalam hal ini pihak cowok yang lebih sering mengalaminya. Mulai dari membelikan pulsa, membayarkan makanan, tiket nonton, dan lainnya. Bagus kalau kamu cowok yang sudah berpenghasilan sendiri, tapi kalau ternyata kamu masih minta sama orang tua, kalau gak kena tampol, kamu bakalan tidur di luar.

3. Pergaulan kamu akan lebih terbatas

Kebanyakan waktu dengan pacar, yang mungkin kamu menganggap kalau di dunia ini hanya kalian berdua saja yang ada, pasti akan mengalami poin yang satu ini. Waktu kamu akan lebih banyak bersama pacar, entah karena kamu terpaksa atau memang kamu sudah sangat lengket dengan dia. Hal ini akan membuat kamu akan kekurangan teman atau pergaulan yang semakin terbatas. Interaksi sosial kamu dengan orang lain pun pasti akan berkurang, karena kamu terlalu bergantung dengan pacar kamu. Satu hal yang perlu kamu ketahui ya, teman itu akan bertahan lebih lama dibandingkan dengan pacar. Sedangkan kalau pacar, kalau kamu kere’ atau gak jadi ngelamar dia, maka hubungan kamu pun berakhir di tengah jalan.

4. Kamu bisa mengalami stres juga loh!

Rasa cinta kamu kepada pacar mungkin sangatlah besar, sehingga masih bisa bertahan hingga sangat lama. Tapi, semakin lama kamu berpacaran, maka banyak sifat dari pacar kamu itu pasti akan terungkap sedikit demi sedikit juga. Kalau sifatnya positif sih, gak apa-apa, tapi kalau ternyata sifat yang muncul adalah negatif, kamu bisa stres juga kan?

5. Kehilangan fokus dan konsentrasi

Poin yang ini sebenarnya masih berkaitan dengan poin pertama, yang mana produktivitas kamu pasti akan semakin berkurang, karena kamu terlalu fokus dan memikirkan pacar kamu. Urusan sekolah atau pekerjaan pun disimpan pada nomor paling belakang. Pokoknya, setiap hari itu yang nomor 1 yang ada di pikiran kamu adalah pacar dulu. Pakai baju pun mungkin bisa kamu lupa, kalau kamu sudah terlalu sayang dengan pacar.

6. Kamu lebih banyak melamun

Berpacaran dalam waktu yang lama, lalu kemudian terpisah tentunya akan membuat pikiran kamu selalu hanya tentang dia. Kamu pun akan semakin banyak melamun dan terdiam sendiri. Sebuah peluru nyasar ke kepala kamu saja, mungkin gak kamu rasakan. Karena, kamu menghayalkan semua hal-hal yang lalu yang telah kamu lakukan bersama pacar kamu itu. Tidak jarang juga kamu akan membayangkan benda atau orang lain itu adalah pacar kamu, sehingga kalau sudah pada tahap ini bisa juga disamakan dengan orang yang sudah gila (cinta gila). Hati-hati kalau kamu sudah sampai pada level ini, kalau gak berurusan dengan rumah sakit jiwa, kamu kena pasung di rumah, hehehe.

7. Hal-hal yang “ena-ena” akan menjadi tujuan selanjutnya

Setelah kamu sudah banyak berkorban terhadap pacar kamu sekian lamanya, kamu tentunya tidak ingin rugi begitu saja. Tenaga dan uang yang kamu keluarkan untuk dia, pastinya ingin kamu tukar balik dengan sesuatu yang juga bisa membuat terpuaskan. Salah satunya itu adalah yang kids jaman now sering sebut dengan istilah “ena-ena” itu. Kamu pun pasti akan meminta bukti cinta dan sayang dari pacar kamu yang mana bukti tersebut berupa ML. Ya, kalau pacar kamu memang mau sih gak apa-apa. Tapi, kalau dia gak mau, jangan kamu paksa juga ya? Apalagi kalau kamu sampai menyakitinya secara fisik.

8. Berakhir di bui karena berprilaku kriminalitas

Seperti yang telah Saya jelaskan pada poin 7 di atas, di mana kalau nafsu sudah menguasi diri kamu, dan ternyata hal yang kamu inginkan tidak bisa diberikan oleh pacar kamu. Maka, tindakan yang kemungkinan besar akan kamu lakukan itu adalah pemaksaan, kekerasan fisik, dan lain sebagainya, yang akhirnya akan membuat kamu meringkuk di bui (penjara). Segala pengorbanan yang kamu berikan selama berpacaran inilah yang membuat nafsu kamu semakin besar untuk menguasai pacar kamu seutuhnya, sehingga tindakan-tindakan yang melanggar hukum pun akan kamu abaikan untuk mencapai tujuan kamu. Dan biasanya, baru bisa tersadar saat kamu itu sudah berada di dalam bui. Kemudian saat keluar, kamu pun sudah pintar ceramah sana sini, hehehe.

Nah, itulah 8 hal negatif yang bisa kamu alami kalau kamu terlalu lama berpacaran. Kalau kamu memang sudah sanggup menghalalkan pacar kamu, maka halalkanlah. Betul! (dengan nada suara yang keras dan agak ditekan pada akhir).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *