Browse By

12 Cara Cepat Move On Dari Kenangan Mantan

move on dari kenangan mantanMove on dari mantan memang bukan perkara gampang. Apalagi kalau hubungan sudah dipertahankan dengan darah dan air mata (weh lebay), tapi akhirnya masih gagal juga. Ada banyak memori, kenangan dan tagihan makan malam yang jadi saksi indahnya hubungan kalian dulu yang sekarang sudah menjadi bagian dari sejarah saja. Berakhirnya hubungan kamu diikuti dengan luka hati yang perih dan infeksi…

Sekarang kamu ditinggalkan dengan 2 opsi singkat: kembali memperjuangkan mantan atau melintasi lembah kegalauan demi move on (nah lo). Ingat, tidak semua mantan pantas diajak balikan. Disini kamu tidak bisa memutuskan dengan perasaan tapi harus dengan logika. Kalau kemudian keputusan kamu adalah balikan, cuma sampai disini saya bisa membantu kamu. Silahkan klik tanda silang pada sebelah kanan atas browser, tapi setelah kamu klik banner iklan (hehe).

TAPI jika kamu membuat keputusan untuk melupakan si mantan, artikel ini bisa menyelamatkan kamu dari luka hati yang infeksi dalam proses move on. Saya sudah sering berurusan dengan perkara move on dari mantan sampai saya tidak lagi yakin berapa kali tepatnya. Tapi 12 cara ini adalah metode yang saya lakukan untuk bisa melupakan mantan dalam waktu singkat dan siap untuk hubungan mengecewakan berikutnya (heh?)

Tanpa basa dan basi lagi, berikut ini 12 cara move yang cepat untuk melupakan mantan.

1. Pikir Baik-Baik Keputusannya

Pertama dan yang paling penting adalah memastikan kalau keputusan move on kamu adalah keputusan yang benar. Karena jujur aja, ada juga mantan yang memang pantas diajak balikan. Jadi pikir ulang lagi apakah kamu memang siapkan bilang goodbye ke mantan dan semua kenangannya atau mau balikan biar gak sengsara.

Biar jelas, baca lagi artikel:

Karena ada kondisi dimana kamu masih mau balikan tapi situasi tidak memungkinkan. Misalnya, si mantan dijodohkan sama om-om pengusaha tambang di Kalimatan (kok spesifik amat?). Tapi jangan memutuskan untuk move on cuma karena kamu mempertahankan harga diri dengan menolak ajak balikan. Keputusan yang cuma berdasarkan harga diri seperti ini bakal kamu seseali nantinya.

Intinya, pastikan dulu bahwa mantan kamu sudah bukan mantan yang pantas untuk diajak balikan. Karena ketika langkah move on sudah kamu ambil, kamu tidak bisa lagi berubah pikiran.

2. Siapkan Mental

Ada orang-orang yang memang senang menyiksa diri dengan mengenang semua momen-momen indahnya dengan mantan. Orang-orang ini senang tenggelam dalam drama yang dia ciptakan dalam kepalanya sendiri, jadinya tidak akan bisa move on sampai lebaran ulat bulu sekalipun. Tapi ada juga orang-orang yang memang bertekad untuk move on dan siap melakukan apapun yang dibutuhkan untuk bisa melupakan mantan. Pastikan kamu adalah salah satu dari orang-orang ini.

Karena melupakan mantan mengharuskan kamu melakukan beberapa tindakan yang sedikit ‘ekstrim’ yang mana tidak akan sanggup kamu lakukan kalau kamu seorang drama queen atau drama king. Siapkan mental untuk melupakan mantan agar bisa move on. Bukan sekedar melupakan bahwa kalian pernah pacaran, tapi bahkan melupakan bahwa si mantan
memang pernah ada.

3. Buang Barang Pemberian

Kita masuk ke langkah kongrit pertama untuk menghilangkan mantan dari kepala kamu. Kalau kamu juga masih ada rasa, ini adalah langkah pertama untuk menghilangkan perasaan ke mantan.

Barang pemberian dari si mantan adalah salah satu faktor yang bakal menyulitkan kamu untuk move on. Secara karena pemberian apapun dari mantan biasanya bercokol di kamar tidur kamu, apapun bentuknya: jam tangan, jam waker, boneka, aksesoris, pengharum ruangan, racun tikus, macam-macam deh.

Jadi langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membuang semua pemberian si mantan. Kalau mental kamu siap, jam tangan seharga 5 juta yang dulu dipakai si mantan buat nyogok kamu untuk nyium dia pertama kali juga harus kamu buang.

Kamu bisa buang ke tong sampah kompleks atau bisa kasih ke orang lain yang membutuhkan. Tapi saya pribadi lebih sering membakar semua pemberian si mantan untuk menghilangkan semua kemungkinan barang-barang itu bisa saya lihat lagi. Karena mantan yang sudah gak pantas diajak balikan memang sebaiknya dimusnahkan dengan api
membara…. barang-barang pemberiannya maksud saya.

4. Hapus Kontaknya

Kamu tidak akan pernah bisa move on kalau nama si mantan masih bertengger di history panggilan HP kamu. Kamu tidak akan pernah bisa melupakan si mantan kalau nama dia masih ada di semua platfrom social media yang kamu geluti. Dan si mantan tidak akan pernah hilang dari benak kamu selama semua history sms dan chatnya masih nangkring di HP kamu.

Jadi langkah berikutnya adalah menghapus semua kontak mantan dari semua platform. Hapus nomer hpnya, unfriend dan block semua social medianya, bahkan kalau perlu hapus juga alamat emailnya. Ini penting dilakukan biar tidak lagi ada cara buat kamu menghubungi si mantan ketika sedang galau atau sekedar stalking social medianya saat sedang dirundung kangen.

Ingat, kita tidak cuma mencoba menghilangkan memori pacaran kamu dengan dia dulu. Kita juga berusaha menghilangkan memori bahwa si mantan memang pernah hidup di sekitar kamu.

5. Jauhi Semua Kenangan

Kenangan dengan si mantan tidak hanya datang dari barang pemberiannya. Ada beberapa kenangan yang pastinya datang dari tempat-tempat dan barang-barang yang tidak bisa kamu musnahkan.

Contohnya, cafe remang-remang tempat kencan pertama kamu atau resto nasi kucing favorit kalian buat dinner. Kamu gak mungkin bakar tempat usaha orang cuma karena kamu mau move on dari mantan kan? Jadi hindari dan jauhi semua tempat dan barang-barang yang bisa menimbulkan kenangan mantan di kepala kamu.

6. Jauhi Keluarga Mantan

Ya memang, poin ini adalah poin dimana saya meminta kamu untuk memutuskan tali silaturahmi. Kalau kamu mau menggunakan asas religi dan bilang “ah, memutuskan tali silaturahmi itu gak baek”, langsung aja klik tanda silang di sebelah kanan atas browser kamu.

Tapi kalau kamu masih mau lanjut baca, berarti kamu orangnya pinter dan keren (hehe). Karena saya akan berikan alasan logis kenapa keluarga si mantan perlu dihilangkan dari kehidupan kamu.

Apa lagi yang menghubungkan kamu dengan keluarga si mantan kecuali si mantan? Tidak ada. Mereka mengenal kamu sebagai mantannya kerabat mereka. Jadi topik apa yang kira- kira akan keluar setiap kali kamu ketemu keluarga mantan? Ya pasti topik tentang si mantan lah.

Semua usaha yang sudah kamu lakukan untuk menghilangkan kenangan dengan si mantan bisa diruntuhkan dengan sekali pertemuan dengan keluarga mantan. Dan parahnya, mereka kadang memberikan kamu ‘harapan’ untuk balikan dengan mantan yang pada akhirnya bisa bikin kamu kembali meragukan keputusan kamu buat move on. Jadi please, hindari keluarga si mantan.

7. Jauhi Teman-Teman Mantan

Teman-teman si mantan bukan cuma hebat dalam hal mengoyak-ngoyak usaha move on kamu, tapi juga lihai dalam melebay-lebaykan situasi yang sebenarnya mungkin bahkan tidak terjadi.

Ini bentuk percakapan yang biasanya dimuntahkan oleh teman-teman si mantan:

Sejak putus ama kamu, si Sule jadi kurus banget. Mungkin karena terpukul” (padahal sejak
pacaran emang dah kerempeng), atau

Sejak putus ama kamu, si Soimah males banget makan. Maunya cuma makan indomie kuah
baygon” (ini makin aneh), atau

Waktu putus sama kamu, si Bolang sempat jatuh koma karena kanker getah bening
komplikasi diabetes melitus stadium 4 setengah loh” (kalau temannya sedeng, bisa aja
ngomong begini.

Pada intinya, tidak ada manfaat yang bisa kamu dapatkan dari teman-teman mantan saat kamu sedang dalam proses untuk move on. Yang ada, mereka hanya akan menimbulkan kenangan-kenangan lama atau bahkan berusaha mempengaruhi keputusan kamu untuk move on dengan mengarang cerita basi seperti di atas. Jadi untuk sementara (dan mungkin
selamanya), jauhi teman-teman mantan.

8. Sibukkan Diri

Ketika semua kenangan mantan sudah kamu musnahkan, waktunya memblock kenangan-kenganan yang biasa muncul di kepala kamu dengan sendirinya. Memori tentang si mantan biasanya muncul saat kamu lagi bengong karena gak ngapa-ngapain. Untuk menghindari itu, mulailah sibukkan diri.

Sibukkan diri kamu dengan semua kegiatan positif seperti belajar, kerja tugas, olahraga, mancing, lompat galah, perbaiki motor tetangga, panjat pinang, pokoknya terserah deh. Hindari semua sesi melamun karena kemungkinan besar kamu masih akan ingat si mantan lagi.

9. Liburan

Ada juga orang-orang yang tidak cocok dengan segala kegiatan positif yang produktif (seperti saya hehe). Tidak apa-apa, kamu boleh menyibukkan diri dengan cara apapun yang kamu suka. Misalnya liburan.

Kalau ada budget lebih, kamu bisa liburan ke Bali atau bahkan ke luar negeri bareng teman atau keluarga. Kalau budget kamu lagi miris, liburan ke gunung ala backpacker dengan risiko digigit kalajengking hutan juga boleh…

10. Jangan Menyendiri

Sesibuk apapun kamu dengan jadwal jomblo yang baru itu, saya tidak sarankan untuk menghabiskan waktu sendiri. Di sela-sela kesibukan tersebut kamu sebaiknya mengisi waktu dengan bersosialisasi dengan mahkluk lain yang juga layak disebut manusia. Misalnya teman atau keluarga.

Mengisi waktu bareng teman dan keluarga sudah terbukti sangat efektif untuk melupakan apapun itu. Jangankan mantan, makan dan mandi aja biasa kelupaan kalau lagi asyik ngobrol sama teman kan?

11. Cari Pacar Baru

Kalau kamu sudah melakukan semua tips di atas untuk beberapa waktu, sudah saatnya kamu mencari pacar baru. Jangan gunakan si mantan sebagai alasan untuk tidak mau berhubungan lagi. Justru, pengalaman buruk dengan si mantan akan membuat kamu lebih cerdas dan dewasa dalam hubungan berikutnya.

Jangan pikir pacar berikutnya cuma pelampiasan atau alat bantu untuk move on dan melupakan mantan. Karena pacar berikutnya bisa aja pacar yang jauh lebih baik dari si mantan dan bisa membuat kamu lebih jatuh cinta lagi. Karena pada kenyataannya, selalu ada langit di atas langit. Sebaik apapun si mantan menurut kamu, yakinlah bahwa di luar
sana ada ribuan manusia yang bisa lebih baik dari dia… Kamu cuma perlu membuka hati untuk bisa menyadari itu.

12. Jalani Hubungan Baru

Kalau sudah dapat calon yang cocok luar dalam dan sudah klop di hati, jangan jadikan masa lalu kamu sebagai ketakutan untuk memulai hubungan baru. Ingat, pada titik ini kamu seharusnya sudah melupakan bahwa mantan kamu itu bahkan pernah ada!

Jadi jalani hubungan baru kamu layaknya sebuah hubungan pertama. Fokuskan perhatian kamu pada manusia yang kamu beri gelar pacar baru itu. Saya sangat menyarankan untuk tidak pernah membahas mantan dengan pacar baru kamu. Buatlah hubungan baru kalian sebagai lembaran baru dalam hidup, dimana lembaran-lembaran sebelumnya sudah dirobek, dijadikan bubur kertas dan sudah dimakan Farhat Abbas.

Mudah-mudahan artikel ini bisa membantu para pejuang cinta di luar sana yang sedang berjuang move on dari mantan.

Akhir kata, saat kamu galau karena mantan, selalu ingat pepatah ini:
Lebih besar pasak daripada tiang
……. Saya juga gak begitu yakin hubungannya apa… Tapi gak ada salahnya diinget-inget aja
kan? :p

Admin cakep, out!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *